Sabtu, 29 September 2012

Kalau Jodoh g Akan Kemana-mana

siapkan hari terbaik saat kamu datang menjemputku bersamamu selamanya
siapkan suasana terbaik saat kamu memintaku menerimamu menemani seleruh hidupmu
siapkan tempat terbaik untuk menjalankan hari-hari itu
siapkanlah dari sekarang . . .

hanya karena waktu saat-saat itu masih jauh di depan sana
biarkan kita berjalan sendiri-sendiri
tidak perlu bertemu
tidak perlu pendekatan
tidak perlu basa-basi
semuanya akan berwujud indah
semuanya telah di siapkan untuk kita

tunggu aku . . .
karena aku pasti akan menunggumu . . .
ARFINY GHOSYASI


Kamis, 27 September 2012

Biarkan Seperti Kala Itu

kala itu kita berjalan beriringan
berjalan ke tempat yang sama
berjalan sambil menggenggam tangan
berjalan untuk mengejar hal yang sama

kala itu kamu menentukan arah
kamu mengatakan tidak ada yang tidak bisa
kamu tanpa bicarapun telah ku mengerti
kamu melangkah terus tanpa bisa ku halangi

bisakah kita seperti kala itu . . .
bisakah kita kembali berjalan penuh dengan angan-angan . . .
bisakah kita mewujutkan janji-janji itu . . .

jangan pergi dengan alasan takut menyakitiku
jangan lari dengan alasan tidak bisa membahagiakanku
jangan hilang dengan alasan tidak ingin menbebaniku
aku tidak butuh alasan-alasan itu
yang aku butuh hanya kamu
kamu yang selalu bersamaku
kamu yang tetap disisiku
karena kamu itulah bahagiaku . . .
ARFINY GHOSYASI




tentang hari ini
tentang banyak kemungkinan-kemungkianan terjadi
tentang kehidupan esok lagi
tentang aku yang tetap bisa mengerti
tentang aku yang tidak harus menghakimi
tentang aku dan mereka-mereka

satu persatu mereka pergi
satu persatu mereka kembali
satu persatu tetap disini
aku tidak butuh mereka-mereka
aku hanya butuh satu saja
aku butuh mereka
mereka yang berjalan searah denganku
mereka yang tujuanya sama denganku
mereka yang jiwa-jiwanya sepaham denganku
aku butuh mereka
hanya mereka . . .

Rabu, 26 September 2012

RENUNGAN

hari ini boleh jadi ada banyak orang yang satu persatu pergi dan menghilang dari samping kamu
hari ini bisa jadi teman yang selama ini kamu sayang, kelihatannya peduli sama kamu, tidak ada untuk menyingkirkan sedikit saja rasa sedih di hati kita.
hari ini boleh jadi pacar yang kamu banggakan,penuh perhatian,dan sempurna didimata kamu,tidak tau entah dimana. tidak ada hanya sekedar menghapus air mata.

namun . . .
bisa jadi orang yang selama ini kelihatannya tidak perhatian sama kamu, datang dan bersedia mendegar nyanyian pilu yang tertahan di hati.
boleh jadi orang yang tidak kamu suka , hari ini tiba-tiba sms dan menelpon kamu dan menanyakan kabarmu.
bisa jadi teman yang dulu kamu anggap berhianat, hari ini memberimu hadiah yang tidak terduga-duga .

itulah hidup penuh dengan misteri. semua yang ada dan yang terjadi didalam nya penuh dengan rahasia.
harusnya kita mengerti itu. karena kita adalah salah satu dari misteri itu.

ARFINY GHOSYASI 


Sabtu, 15 September 2012

HILANG bukan berarti TIDAK ADA
PERGI bukan berarti MENINGGALKAN
JATUH bukan berarti RENDAH
CINTA bukan berarti MEMILIKI
MENOLAK bukan berarti TIDAK SUKA
DIAM bukan berarti MENERIMA
NANGIS bukan berarti TERSIKSA
JAUH bukan berarti TERPISAH
IKHLAS bukan berarti KALAH
BIASA bukan berarti TIDAK PEDULI

maka dari itu jangan berburuk sangka
jika hidupmu tidak seperti yang kamu inginkan
karena ALLAH lebih tahu yang terbaik untukmu 

Rabu, 12 September 2012

potongan curhat teman

             "sama seperti dia, kamu g ada bedanya. kamu memang sahabatkku, tapi kamu seperti lebih dari sahabatku. bahkan lebih dari seorang pacar. kamu jangan menangis, aku g kuat lihat kamu menangis".

berdiri di hadapanku, adjie mengatakan itu sambil menangis. singkat namun bukan menenangkan aku melainkan buat aku semakin sakit. kenapa tidak, nuna sahabatku, sahabat terbaik ku sampai saat ini. aku sudah begitu dekat dengan adjie sampai aku tidak rela melihat ada yang lebih dekat dari aku sekalipun itu sahabatku. begitu juga dengan dia, adjie tidak bisa membedakan antara aku dan pacarnya. adjie selalu memperlakukan aku sama seperti dia memperlakukan nuna . .

sanagat wajar jika nuna marah ke aku tentang kedekatanku dengan adjie. selama hampir setahun huubungan persahabatan aku dengan nuna penuh dengan kemunafikan. baik,manis,peduli,perhatian padahal sangat kesal. Hari-hari itu sangat berat untuk aku, tidak mudah berada diantara mereka, ingin pergi namun dihalangi, ingin tetap bersama semakin berduri. aku juga manusia, aku sahabat yang baik. aku selalu mengalah untuk nuna, aku selalu memberi kesempatan untuk nuna karena aku sayang adjie, karena aku g mau dia bingung memilih aku atau nuna.

ada waktu untuk belajar tanpa adjie. saat itu aku mencoba untuk pergi, tidak sepenuhnya, tidak seutuhnya, hanya separuh. karena aku belajar ingin tetap bahagia walau tanpa adjie sebagai alasannya. aku sempat menghindar dari apapun tentang dia, aku berhasil, aku kuat. namun ternyata ada yang tidak kuat dengan itu, ada yang hari-harinya tidak nyaman.
"menjauhiku sama saja dengan menaki aku, aku tidak bisa untuk kau hindari. salahku apa sama kamu, jangan buat aku semakin tersiksa karena kamu, aku sayang sama kamu".
jika dia sudah mengatakan itu, aku tidak punya kekuatan untuk benar-benar pergi dari dia. dia mencintai nuna namun tidak mau meninggalkan aku. aku yakin nuna mengutuk kehadiran ku di antara mereka. semenjak adjie pacaran dengan nuna hubunganku dengan nuna sudah tidak membaik. aku telah melakukan upaya memperbaikinya, sia-sia, nihil .

karena tidak ada alasan buat aku dan adjie untuk menjauh, nuna dengan adjie sempat putus. itupun tetap aku yang menjadi tuduhan penyebab mereka putus. padahal aku taupun tidak. aku tidak pernah mau menanyakan tentang hubungan mereka ke adjie, buat apa. hanya akan memancing api semakin membara. sekarang aku tidak mau sedikitpun jauh dari adjie, dengan alasan apapun.

Selasa, 11 September 2012

salah besar

aku ingin mengawali yang baru 
aku tidak ingin disini
aku tidak ingin seperti ini
dari dulu bukan karena saat ini

jika kesempatan itu ada
aku akan berbicara 
bahwa aku lebih bisa

aku telah mengorbankan banyak hal demi ini
aku telah meninggalkan banyak waktu untuk ini
seharusnya aku mampu meraih
dan ketika itu aku bisa kembali mengalahkan benci-benci
aku menang, aku menang, aku menang. . .

aku menang . . .

aku ingin mengawali yang baru 
aku tidak ingin disini
aku tidak ingin seperti ini
dari dulu bukan karena saat ini

jika kesempatan itu ada
aku akan berbicara 
bahwa aku lebih bisa

aku telah mengorbankan banyak hal demi ini
aku telah meninggalkan banyak waktu untuk ini
seharusnya aku mampu meraih
dan ketika itu aku bisa kembali mengalahkan benci-benci
aku menang, aku menang, aku menang. . .

guru kehidupan

pada akhirnya guru terbesar dalam hidupku ialah 
kehidupan dan segala sesuatu yang terjadi didalamnya . . .
guru bagi iman yang tipis . . .
guru bagi jiwa yang rapuh . . .
guru bagi raga yang lemah . . .
guru bagi pikiran yang labil, dan 
guru bagi segala aspek kekurangan dalam diriku . . .

gelap

dibalik cahaya gelap terbentang
tersingkir
terbuang
harap tak kunjung datang
terabaikan
terlupakan
biar janji tak berarti 
tidak pasti
biar lelap tak henti
aku gelap yang ingin disinari 
aku gelap hanya sendiri
aku gelap tak diingini
biar begini, gelap penenang hati 
walau tak sepanjang hari
dia pemberi senyum tapi tak bertanggung jawab atas derai tangis 
kian hari aku dilupakan, dibiarkan . . .

Dia

ada salah dalam langkah 
karena dia
karena cinta 
ada makna dalam bisunya
karena dia
karena cinta

menutup kisah derai air mata
mengganti harapan yang hampa
menemani jiwa yang patah
itulah dia . . . 
membawa raga tanpa cinta
hati siapa yang tak terluka ???

kamu adalah . . .

kamu adalah lisan yang tidak dapat aku terangkan
kamu adalah pelangi yang tidak dapat aku nikmati segala pesonanya
kamu adalah keindahan yang tidak dapat aku rasakan
kamu adalah tetesan hujan yang tidak dapat membasuhku
kamu adalah tanya yang tidak dapat aku pecahkan 
kamu adalah harapan  yang tidak dapat aku raih
kamu adalah cinta yang tidak dapat aku sentuh

meski aku tidak dapat memilikimu
tetapi, setidaknya aku tau perasaanmu
yang meneduhkan jiwaku dan kerinduanku . . .

untukmu, penyapa jiwaku

Dia bukan Aku

setiap perjalanan berlalu 
menunggulah aku 
dalam diam, dalam tanya
dan terus menunggu
sampai berhentinya waktu

haruskah seperti ini ?
berusaha berdiri padahal lumpuh
mencoba bercerita padahal bisu

cintamu, itulah kekuatanku
meski hanya separuh
meski tidak seluruh
karena dengan cinta darimu
akan ku jadikan utuh

dia bukan aku . . .
cintanya bukan cintaku
hadirlah untuk dia sepenuhnya
tanpa harus terbagi denganku 

#terinspirasi dari kisah cinta segitiga dalam suatu persahabatan#

akhir

bisa tidak kamu hargai aku
sedikit saja 
bisa tidak kamu mengerti aku 
sedikit saja
bisa tidak kamu menganggap aku ada 
sedikit saja

aku ingin bicara pada orang-orang
aku raga yang lemah
tertawalah sepuasnya, aku rela
biar jiwaku tak kalah

aku ingin kesan manis pada akhirnya
tetap saja kau tawarkan rasanya
aku ingin peristiwa baik pada akhirnya
tetap saja kau mengubahya
sudahlah , , ,

jalan tuk bahagia

hatiku tidak sekuat karang yang kukuh 
jika diterjang ombak
aku ibarat pasir yang hanya diam
jika terinjak
katanya aku terlambat ,
apa ada cinta yang terlamabat ?
katanya mungkin cinta,
apa ada cinta yang mungkin ?
aku lelah menangis,
aku lelah bersedih
tapi aku belum menemukan jalan tuk bahagia . . .

because of ALLAH

HILANG bukan berarti TIDAK ADA
PERGI bukan berarti MENINGGALKAN
JATUH bukan berarti RENDAH
CINTA bukan berarti MEMILIKI
MENOLAK bukan berarti TIDAK SUKA
DIAM bukan berarti MENERIMA
NANGIS bukan berarti TERSIKSA
JAUH bukan berarti TERPISAH
IKHLAS bukan berarti KALAH
BIASA bukan berarti TIDAK PEDULI

maka dari itu jangan berburuk sangka
jika hidupmu tidak seperti yang kamu inginkan
karena ALLAH lebih tahu yang terbaik untukmu 

cinta memberi tanpa pamrih

saat keadaan memaksa untuk dimengerti
saat sepanjang waktu harus dipahami
bahwa kehadiranmu
tak sepenuhnya untukku
bahwa hidupmu 
tak seutuhnya milikku
bahwa aku tak selamanya kau butuh

semoga aku tak sekedar 
meramaikan sepimu
menemani sendirimu
menghadirkan senyummu
tapi aku pun tidak mengharapkan lebih dari itu
karena aku tau
cinta itu memberi tanpa pamrih . . .

rindu TUHANmu

pernahkah kau menangis 
namun nyatanya kau bingung menangis karena apa ???
pernahkah kau kesakitan 
ibarat kau dicambuk sekencang-kencangnya
padahal kau hanya diam dan sendiri ???
pernahkah kau merasa sepi
padahal keramaian tak henti ???

pada saat itulah
TUHAN merindukanmu
rindu sujudmu
rindu tangisan taubat mu
rindu do'amu . . .

ketika hadirku tidak dianggap ada, ketika usahaku tidak dihargai apa-apa

berkatalah . . .
bertindaklah . . .
tidak salah,
mungkin hanya hati yang salah
mungkin juga sejarah telah ada

kusuruh berpikir tetapi cerdas
kusuruh melihat tetapi kau sadar
apa ada yang salah dariku dan wujudku ?

aku datang karena lisanmu
aku dapat sesuatu dari lisanmu
namun lisanmu ditentang tingkahmu 
aku ingin lepas tapi aku bukan pengecut
aku ingi lari tapi terbelenggu
ingin berjalan terus tetapi berduri

gerimis hadir saat terik tak sempat beranjak
terang singgah sedang mendung memberontak
rona tersakiti tanpa dipahami
itu karena kau tidak mengerti 
tidak semua jiwa patut diasingi

pintaku . . .
bertindak baik meski lisan keliru
daripada berkata benar 
namun tingkah berjalan tak tentu. . .



belum beralasan

aku punya waktu sebentar ?
atau sepanjang izin TUHAN ?
aku kuat 
atau memaksa niat ?
mundur bukan berarti kalah
bisa saja mengalah
tapi belum saatnya, 
belum beralasan, 
mengapa ???

kamu pengecut


bahkan kau lebih pengecut dari yang ku kira 
kau lebih penakut dari yang aku duga 
ternyata kau hanya berani di belakang saja . . .

itu kemenangan buatku
lihat kamu kaku didepankuadalah lelucon dan humor bagiku
 hanya bisa diam, dengan muka merah karena malu ,
kamu pengecut . . .
kamu bahagiapun g akan merasa tenang 
selama masih ada aku di sini
bahkan setelah aku menjauh nanti
kamu pengecut . . .
dia siapa ???
sampai sekarang akupun g tau,
dan g mau tau,
seharusnya tetap seperti itu . . .


lagi-lagi kamu

telingaku sudah aku tutup untuk tidak mendengar tentangmu,
apapun itu . . .
aku sudah buta untuk tidak memandang tingkah-tingkahmu,
namun, tetap saja ada lidah yang enggan berhenti bercerita semua itu,
jujur, aku sudah melupakanmu sejak waktu itu 
aku tidak mau ingat lagi apapun yang ada pada dirimu ,
satupun . . .

tetapi . . .
tetapi cerita-ceritamu jahat mengganggu bahagiaku
ini bukan salahku,
ini bukan mauku,
kenapa kau terus ada disini ?
kenapa kau tidak lekas pergi ?
apa kau sengaja menguji ?

kamu tidak perlu tau alasan kenapa aku bertahan,
kamu tidak perlu tau kenapa aku terkesan tegar,
kamu tidak perlu tau kenapa sikapku menentang,
kamu tidak perlu tau itu,
karena jawabannya hanya kamu
kamu . . . 

BENCILAH AKU


kembali . . .
diam . . .
hanya melihat
hanya mendengar

hanya disini
hanya di tempat ini
aku hanya ingin berucap
tak ingin terulangi
tidak untuk kedua kali
cukup saat ini 
cukup sampai disini

aku benci lihat kamu tertawa 
aku benci lihat kamu bahagia
aku benci . . .
aku benci semua itu

namun ,
aku tertawa jika kamu membenciku
aku bahagia jika kamu membenciku 
maka, bencilah aku . . .
senin, 4 juni 2012

karena puisi


KAMU 
suara-suara itu mulai berbunyi
mulai memanggil . . .
suara-suara itu adalah kamu
kamu yang membisu
kamu . . .
itu adalah kamu 
saat ini aku seperti dulu 
ada . . .
dan selalu ada buat mu 
aku kembali karena kamu 
hanya kamu . . .