Sabtu, 29 Desember 2012

Untuk kalian alasan terbesarku


Masih ingat saat pertama kali aku ke jogja. Belum tau kota ini sepenuhnya, belum ngerti orang-orangnya, bahkan belum ngerti bahasanya. Membayangkan tinggal disini magic. Itu mimpi diwaktu silam. Dan bahkan saat ini aku hanya sekilas mengingat impian itu. Jauh diumurku yang sekarang, aku memang menginginkan tempat ini, menginginkan sekolah di jogja yang katanya kota pelajar. Bahkan setelah aku mendapat kepastian tinggal disini, sekolah disini aku tetap antusias. Ternyata memang benar, ucapan adalah doa.
Tau g ma aku bangga bisa menjadi orang pertama dikeluarga besar kita yang bisa sekolah dijogja. Dan aku sangat tau mama dan bapak juga sangat bangga karena aku bisa kuliah disini dimana aku adalah seorang perempuan. Bahkan tidak sedikit yang meremehkan aku, meremehkan kerja kerasku. Tapi itu bukan usikan menjatuhkan buat aku. Karena aku tau mama dan bapak tau anaknya kayak apa dan bagaimana. Waktu aku berangkat ke jogja aku tau mama nangis walaupun tidak didepanku. Bahkan sampai saat ini aku belum tau alasannya apa kenapa mama menangis. Suatu saat nanti aku tidak akan membuatmu menangis lagi kecuali karena aku telah membanggakanmu dan menuntaskan kewajibanku walaupun aku tidak bisa membalas semua kebaikan mama dan bapak secara utuh. Aku bersyukur lahir sebagai anak kalian. Kalian sangat luar biasa bagi vhinie. Terima kasihpun belum mewakili rasa bersyukurku kepada ALLAH. Sudah sejauh ini kalian berkorban bukan hanya demi aku tapi juga kakak-kakak. Kalaupun ada kesempatan kedua untuk hidup lagi dan memilih untuk dilahirkan oleh orang tua mana, dan aku tetap memilih mama sebagai ibuku satu-satunya dan bapak sebagai satu-satunya pasangan mama.
Tanggal 31 desember 2012 nanti genap 34 tahun mama dan bapak bersama, dan selama itu kalian telah menjadi orang tua yang sangat hebat untuk kakak dan aku. Buat mama terima kasih telah menjadi mama yang luar biasa mendidik anak-anaknya bukan hanya dengan ilmu tapi dengan akhlak yang baik dan sopan santun. Menghadapi kami dengan penuh kesabaran, terima kasih atas marah-marahnya. Aku baru sadar sekarang, bahwa aku butuh marahnya mama. Terima kasih doa-doanya disetiap sholat bahkan setiap saat, dan setiap hembusan napas. Dan mungkin ditidurpun mama tidak pernah berhenti untuk mendoakan kami. Terima kasih telah setia mendampingi bapak dalam keadaan apapun. Untuk bapak, kau bahkan tidak pernah mengeluh kesakitan dan capek untuk kami. Terima kasih telah membimbing kami menjadi anak yang InsyaAllah baik dan akan selalu berbakti kepada bapak. Betapa tekat bapak yang kuat untuk menyekolahkan kami setinggi mungkin kerena bapak sadar tidak punya harta lain yang akan diwariskan untuk anak-anaknya selain ilmu dan akhlak yang baik. Dan kami tidak akan mengecewakan bapak, sedikitpun. Sekarang bapak sudah tua, jangan terlalu kerja keras, banyak istirahat, temenin mama selalu. Kami tau sampai kapanpun bapak tidak akan berhenti berjuang untuk kami. Terima kasih pa, terima kasih banyak. Sekarang bapak nikmatin masa tua bapak dengan ibadah kepada ALLAH dan istirahat, jagain mama, jangan ninggalin mama. Kami, anak-anak mama dan bapak akan berbalik berjuang ntuk kalian tetap bahagia memiliki kami. Kami akan kerja keras untuk menyenangkan hari mama dan bapak. Kami sayang dan akan selalu butuh mama dan bapak. 

Rabu, 26 Desember 2012

potongan pesan

sebatas apa ?
coba dengarkan
bisikan atau teriakan
bisakah kau buktikan itu bukan cacian, makian
bungkamkan suara-suara itu
lumpuhkan setiap jalan penuh curiga
bekukan ingatan ku tiap kepingan kebodohan
sesadarnya aku akan menjawab kebisuan

tolong . . .
beri pertanda kebencian

ARFINY GHOSYASI

Minggu, 23 Desember 2012

Belajar ke TPA Piyungan

Minggu, 23 Desember 2012

betapa susahnya bangun pagi dihari  minggu, bayangin aja hari minggu yang ditunggu-tunggu karena bisa tidur sepuasnya harus diganggu dengan tugas kuliah. harus bangun pagi dech. jam 7 teng harus sudah kumpul di kampus, mau g mau ini kewajiban. siap-siap pasang alarm sekenceng mungkin dan sebanyak mungkin, ganggu mimpi-mimpi indahku dihari ini.

TPA Piyungan
seperti kesepakatan bersama, sebelum berangkat semua mahasiswa dari 4 kelas berkumpul di kampus. perjalanan dilakukan mulai dari kampus kemudian ke rumah dosen baru lanjut ke TPA. perjalanannya cukup lancar walaupun sedikit macet, karena melewati beberapa pasar. tau sendiri kan gimana ramainya pasar pagi-pagi. sebelumnya aku g pernah bayangin TPA Piyungan itu seperti apa. dipikiran ku yah tempat yang banyak sampahnya. sesampainya di TPA Piungan, bagi orang yang indra penciumannya normal pasti merasakan bau yang kurang sedap. bahkan bisa dibilang tidak sedap. kalau dipikir-pikir dengan sampah sebanyak itu g mungkin g bau. ditambah banyak kotoran sapi. makin mencerminkan tempat yang tidak layak ditinggalkan. namun, walaupun begitu tidak sedikit orang yang tinggal ditempat itu. entah atas alasan apa. dalam hatiku, bagaimana mereka bisa hidup sehari-hari ditempat seperti itu, bagaimana mereka bisa makan enak denagn aroma yang g berselera, bagaimana mereka bisa tidur dengan nyenyak, dan melepas lelah. dimana-mana banyak lalat dan pastinya juga banyak nyamuk. atau apakah ditempat itu bisa menghasilkan uang yang lebih banyak ? entahlah . . .
sumpah, aku salut sama mereka. mereka pahlawan bagi dirinya sendiri, pahlawan bagi anak-anaknya, pahlawan bagi istrinya, pahlawan bagi suaminya, pahlawan bagi keluarganya. aku sempat mendengar sedikit omongan dari seorang ibu yang lagi duduk, mungkin lagi istirahat "beginilah tempat ini nak, bau". bagiku kata-kata itu mencerminkan ketegaran dan kesyukuran dari hati seseorang. bersyukur dengan apa yang dia punya dan bersyukur dengan apa yang ada.
bagi kita, tempat itu memang kumuh. tidak betah untuk tinggal lama-lama. tapi bagi mereka tidak. bahkan mereka butuh sampah. samapah yang setiap hari kta buang sangat ditunggu-tunggu dan diharapkan oleh mereka. Masyaallah, begitulah hidup. bahkan aku tidak bisa menahan rasa haru dan perasaan salut, bangga atas perjuangan mereka. ketika ada sampah yang datang dibawa dari kota oleh sebuah truk angkut sampah. aku melihat mereka berebutan ketika sampah-sampah itu diturunkan. seperti melihat berlian, atau melihat air digurun pasir begitu berharganya. tidak sadar pipiku basah. aku menangis, bukan aku kasian, tapi aku salut, mereka semua hebat. aku salut kepada ibu, aku salut kepada bapak. jangan nyerah.

tidak apa-apa lah hari ini bangun pagi dengan muka kesel hanya untuk ke TPA. tapi ini perjalanan rohani yang termahal untuk orang-orang yang hatinya tersentuh. ini pengalaman emas menguji kepekaan batin dan rasa kepemilikan segala sesuatu yang menyamankan hidup kita selama ini. selama ini hidup kita berkecukupan dan bahkan lebih. tapi terkadang kita masih saja mengeluh, tidak bersyukur. jadi, perjalanan kita hari ini tidak sia-sia jika ditanggapi dari sisi yang positif. sehingga bisa buat kita berpikir masih ada orang diluar sana yang untuk makan saja masih susah, tidur ditempat enak saja tidak pernah.
semoga hari ini membuka hati kita, menyadari apa yang kita punya dan mensyukuri apa yang ALLAH kasih.

Minggu, 09 Desember 2012

Jejakku didirimu

tidak sesederhana itu berbalik trus pergi tanpa ada celah menarik diri lagi
banyak problem-problem yang mesti aku acuhkan demi ini
sesering itukah kamu menguji daya tahanku
keterbukaanmu menggugurkan keingintahuanku
kamu tidak tau apa yang mereka katakan tentang kamu
dan itu mengganggu keberadaanku disini
kata-kataku tidak mampu menguatkan keadaanku
prilakumu menggagalkan mereka percaya alasanku
bisakah kamu usir omongan-omongan itu
bisakah kamu menghilangkan jejakku didiri kamu
aku bosan . . .
aku capek . . .
aku muak . . .



Kamis, 06 Desember 2012

Tidak Kamu Karena Akan Ada Dia

sesekali aku mencoba menerima selain kamu
ketiadaan mendorongku percaya dengan ucapan omong kosong itu
kehilangan kamu memotivasiku berani menipu hati sendiri
memutuskan berpisah dengan kamu mengajarkanku munafik mengatakan bahagia

tidak nyaman bersiteru melawan perasaan
namun akal sehat memiliki hak untuk memilih
kadang aku menjadi labil
beri aku kesempatan bahagia walau tanpa kamu

walau TUHAN telah memperingatkan keadilan
tidak segampang itu menyerahkan kamu untuk hamba-Nya yang lain
maka, buktikanlah bahwa TUHAN itu benar-benar adil dimataku
buktikanlah bahwa perempuan itu benar-benar baik dibandingkan aku
buktikanlah bahwa kamu sangat bahagia bersama dia
setelah itu aku akan percaya ketika waktu itu datang
akan ada laki-laki yang diciptakan-Nya untukku
jauh lebih istimewa dari kamu

"ARFINY GHOSYASI"
_untuk cewek-cewek yang diselingkuhi cowoknya_


Sebait Inginku Untukmu

Ada kalanya meninggalkan itu
Menjadi alasan karena perasaan sayang
Ada kalanya berpisah itu
Menjadi alasan karena cinta
Dan karena alasan itulah
Aku menunggu
Menunggumu kembali
Menunggumu datang lagi