aku kehilangan kamu
kamu atas kekuasaan pikiranmu
penyimpangan prinsip yang tak setegas dulu
dan saat ini . . .
kamu berada bersebrangan denganku
namun aku tidak ingin berjalan sendirian
aku butuh kamu
aku ingin kamu
aku mau kamu tetap menjadi kebanggaanku
aku ingin beruntung punya kamu
maka aku akan mengambalikan kamu seperti kamu yang sebenarnya
bersama atau tidak bersama lagi aku akan mengembalikanmu
pada akhirnya aku harap TUHAN
tidak menghadirkan pasangan lain untuk kita
karena kalau tidak
TUHAN harus bertanggung jawab atas perasaan ini
yang telah memberikan begitu besar rasa sayangku padamu
kamu hanya kamu . . .
karena itulah cinta
di lain sisi ia mulia
tapi dilain sisi ia murka
Sabtu, 27 April 2013
Rabu, 03 April 2013
Dua Puluh
4 april 1993-4 april 2013
Aku benci hari ini, aku benci memasuki
umur dua puluh kemudian dua puluh satu,dua puluh dua dan seterusnya. Banyak hal
yang belum aku lakuin sampai aku sejauh ini,aku masih bukan siapa-siapa. Mulai
hari ini semuanya perlu diperhitungkan,perlu dipikirkan,semua yang aku putuskan
harus bisa aku pertangung jawabkan. Bantu aku ALLAH. Tapi aku punya banyak
cerita diumur sembilan belas. Diumur sembilan belas itu kalau aku boleh kasih
judul maka akan aku beri judul “1001 kisah”. Bahkan diceritakanpun bisa menjadi
novel hanya untuk satu tahun.
Memasuki usia angka dua itu
beban. Semuanya tidak akan sama lagi seperti dulu. Akan ada perubahan-perubahan
yang diberi Tuhan agar aku lebih merasakan hidup. Terima kasih Tuhan telah
memberiku kesempatan untuk tetap hidup sampai umur segini. Terima kasih telah
menjagaku.terima kasih atas semua orang yang telah Engkau hadirkan dalam
hidupku selama ini. Ucapan terima kasihku tidak akan habis untuk bersyukur
kepada-MU. Aku mencintai-MU ya ALLAH. I miss U
Setiap ulang tahun aku tidak
pernah muluk-muluk meminta kepada-MU. Aku tidak pernah meminta tambah
pinter,tambah rizki,tambah teman dan apalah selain itu. Aku hanya minta BAHAGIA.
Aku ingin selalu bahagia dimanapun,kapanpun dan dalam keadaan apapun. Karena
setiap hari aku telah meminta banyak hal kepada-MU, mulai dari hal sekecil
apapun seperti meminta bangunkan aku dipagi hari.
Sekarang aku udah dua puluh tahun
ma-pa. Anakmu yang dulu masih kecil,nakal,tidak mau mendengarkan sekarang sudah
gede. Terima kasih telah berjuang untuk aku sampai aku masih ada disini. terima
kasih untuk semua yang telah kalian berikan,doa,kasih sayang,perhatian,waktu,meteri,tenaga
semua yang tersembunyi yang tidak pernah aku tau,terima kasih atas semuanya. Terima
kasih telah melahirkan kakak-kakak yang luar biasa syang sama aku. Mereka yang
selalu ingin membahagiakan aku bagaimanapun caranya,mereka yang selalu
perhatian. Aku bangga punya kalian. Untuk itu aku ingin kita utu seperti dulu.
Ingin ingin kita hidup seperti mimpi-mimpi kita dulu,ingat kan? Hanya itu
,hanya itu yang aku inginkan ketika pulang kerumah. Ku mohon sama kalian semua
tetap sehat,tetap kuat. Aku ingin membuat kalian bangga memiliki aku.
Maka aku hanya ingin BAHAGIA ya
ALLAH. Entah diumur berapapun.
Langganan:
Komentar (Atom)
