Sabtu, 27 April 2013

kamu hanya kamu

aku kehilangan kamu
kamu atas kekuasaan pikiranmu
penyimpangan prinsip yang tak setegas dulu
dan saat ini . . .
kamu berada bersebrangan denganku
namun aku tidak ingin berjalan sendirian
aku butuh kamu
aku ingin kamu
aku mau kamu tetap menjadi kebanggaanku
aku ingin beruntung punya kamu
maka aku akan mengambalikan kamu seperti kamu yang sebenarnya
bersama atau tidak bersama lagi aku akan mengembalikanmu
pada akhirnya aku harap TUHAN
tidak menghadirkan pasangan lain untuk kita
karena kalau tidak
TUHAN harus bertanggung jawab atas perasaan ini
yang telah memberikan begitu besar rasa sayangku padamu
kamu hanya kamu . . .

karena itulah cinta
di lain sisi ia mulia
tapi dilain sisi ia murka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar