Rabu, 31 Oktober 2012

Dia diantara Aku dan Pasanganku yang Baru

ujung-ujung pengharapan akan selalu ada jalan
akhir keputusasaan akan selalu ada petunjuk
jika suara-suara itu mengganggu langkahmu
coba bersuara kembali
buat dia merasa terganggu dengan kebenaran
jangan biarkan dia pergi  tanpa apapun
antar dia kemanapun tujuannya, dan pastikan hatinya mengatakan untuk kembali
pastikan dia mengatakan tunggu aku sampai nanti
pastikan dia berjanji


aku pernah merasakan dia pergi 
pergi dengan manis
pergi dengan penuh janji-janji 
mengatakan bahwa dia akan kembali disini bersamaku lagi
mengatakan aku harus sabar menunggu kedatangan masa-masa itu
aku mendengarnya dengan penuh harap
menyimak baik-baik perkataan itu 

aku pernah merasakan menunggu
bertanya kemana-mana apakah ada seseorang yang dicintai mengatakan hal yang salah
menunggu sangat lama, dan aku hanya diam saja
saat aku menepis pikiranku yang mulai jauh
aku berjuang keras melawan rindu 
memastikan bahwa dia baik-baik saja

aku pernah merasakan menunggu
sementara orang yang di tunggu itu ada didepan mata
dan apa yang terjadi
tidak ada janji-janji, semuanya hanya perkatakan
semuanya hanya tawaran agar aku tidak menangis
semuanya hanya ungkapan dimasa itu
di masa lalu
sekarang . . .
aku tidak menunggu dia hadir disisiku
aku tidak akan menunggu dia dihadapanku, menyapaku
aku tidak menunggu semua hal itu
karena dia sekarang sudah hadir di hidupku lagi bersama orang lain
hadir dengan perasaan yang baru
maka, yang aku lakukan sekarang adalah
aku menunggu dia menepati janjinya
aku menunggu dia membuktikan perkataannya

karena memang kita ditakdirkan untuk menunggu 
seharusnya kita menikmati proses itu
bahkan jika dia belum datang ketika kamu bersama orang lain
tetaplah menunggu
TUHAN memiliki banyak rencana yang misteri
oleh karena itu
tidak diharamkan untuk kita tidak harus melupakan seseorang yang pertama
diantara cintamu bersama pasangan baru 


ARFINY GHOSYASI
"terinspirasi dari seseorang yang tidak lelah menunggu cinta pertamanya meskipun sekarang dia bersama cintanya yang baru"




Senin, 29 Oktober 2012

SURAT UNTUK MEREKA

ma, sekarang aku udah beda
semoga mama senang


rasanya aku ingin pergi dan menghilang saat itu juga, ketika suara-suara mama dan omelan mama tertuju padaku. seakan aku tidak betah berada di tempat itu lagi. seperti bosan mendengar itu-itu terus. entah itu kepolosanku saat masih kecil atau memang aku bandel. aku pikir, kenapa aku selalu dimarahi setiap hari, tidak mengerti perasaan anak sama sekali. sangat tidak nyaman mendengarnya. bahkan perhatian sekecil apapun dari mama tidak peka buatku. seburuk itulah pikiranku saat itu ma. sangat buruk, bahkan saat ini untuk mengingatpun serasa bertengkar dengan masa lalu. aku tidak di izinin ini itu, tidak dibolehin ini itu, aku tidak boleh main, harus tidur, harus belajar. itu pertarungan melawatin ego yang keras ma.

sekarang . . .
tidak sama ma.
ternyata omelan itu kebutuhan bagi seorang anak, keharusan seorang ibu. nyeselnya aku baru sadar sekarang. saat sendiri disini, g ada mama, jauh dari bapak. itu rasanya bukan main ma. sangat tidak mengenakkan. saat orang-orang tidak ada yang peduli dengan aku, saat orang-orang mulai menjauh satu persatu, saat orang-orang berlaku curang sama aku, saat mereka semua tidak pantas buat aku. aku ngerasa butuh mama dan bapak disini, bercerita apa j. tidur d pangkuan mama, dielusin kepalanya, disemangatin. aku rasa itu pembelaan yang besar buat jiwaku. ketika aku gagal melakukan yang diharapkan mama dan bapak, rasa bersalah itu terus mengikuti. seharusnya aku bisa membuat mama dan bapak merasa bangga memiliki aku seperti aku bangga memiliki mama dan bapak.

jangan cemaskan aku disini, aku berusaha untuk menjaga kepercayaan itu. maka marahlah jika aku salah. aku akan berjuang melewati apapun. maafkan aku selama ini kurang ajar, maafkan aku belum bisa membalas apa-apa. bahakan aku tidak ssanggup membalasnya. terima kasih telah menjadi orang tua yang hebat buat aku, terima kasih telah mendidik aku jadi begini. terima kasih tidak akan habis atas semua kerja keras dan perjuangan kalian. aku tidak akan lupa mendoakan kalian disetiap sholatku dan saat kapanpun.

terima yah ALLAH, aku telah dilahirkan dikeluarkan yang hebat. orang tua yang hebat, kakak-kakak yang hebat.kirim malaikat baik untuk mereka, lindungi mereka, sayangilah mereka. maka hukum aku jika membuat mereka kecewa terhadapku. tolong sampaikan kepada mereka bahwa aku sayang,rindu,kagum, dan aku salut terhadap mereka dalam menyayangiku.

ARFINY GHOSYASI "nini"
aku tidak bisa untuk tidak menangis saat ini

Sabtu, 27 Oktober 2012

Huh . . .

apakah kamu ingat? suatu ketika kamu mengatakannya padaku, bahwa kamu meninggalkannya demi aku
saat itu aku g tau apa sebenarnya yang ada dibenakmu, kenapa begitu tega berbohong. apa aku terlalu polos dibohongi ?
okelah, kali ini aku maafin.

suatu ketika lagi, kamu mengatakan kamu g betah sama dia, kamu seperti dipaksa-paksa, kamu g sama dia lagi. dan ternyata itu juga bohong.

senang sekali kamu membohongiku, senang sekali kamu mempermainkan kepercayaanku. karena itu aku tidak bisa seperti dulu lagi.

Arfiny Ghosyasi

Rabu, 24 Oktober 2012

ku harap bacalah

ini bukan kisah
ini hanya kejadian
ini peristiwa 

aku serba salah menganggap kamu apa
silahkan saja menilaiku apa adanya
karena . . .
aku adalah aku
kamu adalah kamu
bukan kita 


beribu kenanganpun tidak akan merubah apapun tentang aku dan kamu
beribu-ribu kejadianpun tetap saja dengan keadaan seperti ini
jadi, aku lebih baik diam

antara aku dan kamu memang pernah berjanji
namun itu hanya seperti cerita dongeng
ada awal dan ada akhir
ada yang lega dengan endingnya
ada pula yang sedih harus berakhir

sifatku, sifatmu
apakah begitu berat menerima ?
apa begitu tidak cocok ?

bukan berarti aku lari dan mengatakan aku tidak mengenalmu
bukan berarti aku diam begitu saja tanpa berfikir sedikitpun
bukan berarti aku tidak ada lantas tidak ada tidak ada hubungan lagi
inilah caraku mencintaimu karena Tuhan
inilah caraku memperhatikanmu karena Tuhan
inilah caraku menghindarimu karena Tuhan
maka, terimalah dengan caramu sendiri


kehadiran satu orang yang kamu cintai, berarti
kehilangan satu orang yang mencintaimu
ARFINY GHOSYASI
"untuk sahabat yang tidak ada tapi sebenarnya ada"   



Jumat, 19 Oktober 2012

BINGUNG

selangkahpun tak bergerak maju
memulai apapun melawan ragu-ragu

terkadang hanya berupa angan-angan
itulah kisah tanpa ujung
berhenti tanpa ada pertanda sedikitpun 
bahkan untuk satu petunjuk 

ARFINY GHOSYASI

Kamis, 18 Oktober 2012

Bukan Seperti Ini


Seandainya kamu tau rasanya kehilangan 
Maka kamu tidak akan pergi
Maka kamu akan kembali
Bukan seperti ini

jika kamu mengerti rasanya kesepian 
maka kamu tetap disini
maka kamu hanya disini
bukan seperti ini

bilang saja dari dulu
katakan semuanya untukku
katakan tidak bisa menerima
katakan tidak bisa menyakiti
itu lebih baik
bukan seperti ini

sudah semuanya seperti ini
apa kamu masih mau mengatakan tidak
aku tidak butuh penjelasan apapun
aku tidak butuh itu

pergi saja sesuka hatimu
pergi saja kemana kamu mau
pergi dengan dia yang katanya membahagiakan kamu

aku hanya ingin kamu kembali 
jika sendiri
hanya sendiri . . .
ARFINY GHOSYASI




Rabu, 17 Oktober 2012

aku dia dan mereka adalah sama

hari ini tidaklah sendiri
banyak kaki-kaki yang bersama-sama berdiri
bersuara bersama
di tempat yang sama
itu karena aku, dia dan mereka adalah sama

segera berlari
diam, dan kemudian teriak
memang harus seperti itu
karena aku, dia dan mereka adalah sama

tak ingin terhenti
tak ingin terakhiri
tak ingin usai
karena aku, dia dan mereka adalah sama

Minggu, 14 Oktober 2012

aku adalah aku

karena apa . . .
karena banyak cara semuanya terbaca
karena tidak hanya satu alasan kita menerima
karena tidak hanya satu jalan kita dapat merasa
karena itu
karena semuanya aku mencintaimu
namun aku juga memilih mencintainya

seperti mereka 
aku juga merindukanmu
menginginkanmu disini
menyapaku dengan manis
seperti mereka 
aku juga kehilangan tanpamu
kesepian tanpa perhatianmu
sendiri tanpa hadirmu
tapi,,
aku tidak seperti mereka
hanya merindukanmu
hanya menginginkanmu
hanya mencintaimu

aku adalah aku
aku dengan perasaan tidak hanya satu
aku dengan cerita kecilku
aku dengan segala keterbatasanku

sebernarnya bukan kamu 
sebenarnya aku tidak butuh kamu
sebenarnya aku tidak menginginkanmu
sebenarnya tidak begitu . . .
karena aku tidaklah hanya kamu
aku hanya butuh dia
aku hanya menginginkannya
bersamaku, disisiku, menemaniku, menyayangiku
untuk sepanjang waktu 


ARFINY GHOSYASI
"just for my first love"



Jumat, 12 Oktober 2012

tanpa judul

betapa bahagianya tidak bisa disampaikan
betapa senangnya tidak bisa dikatakan
betapa girangnya tidak bisa diucapkan
namun bahagia tidak semata-mata tersenyum ternyata
buktinya, aku menangis
alasannya kenapa
tidak begitu jelas nyatanya

belajar lagi tentang memaknai perasaan . . .

Kamis, 11 Oktober 2012

KENAPA HARUS KEMBALI SEKARANG

Sekarang . . .
kita memang jauh
kita berbeda
kita tak bersama
semuanya penuh drama . . .

ternyata waktu berjalan dengan baik
ternyata  waktu berjalan tak selambat yang aku pikirkan
ternyata waktu memaklumi semua keadaan
karena itulah jalan sebenarnya . . .

dulu kamu minta maaf
sekarang terima kasih
haruskah seperti itu
haruskah meyakinkan aku
bahwa kamu tetap baik seperti dulu
haruskah kamu milih jalan ini untuk mengatakannya kembali padaku
haruskah aku . . .

sekarang . . .
tidak mudah
tidak segampang itu menerima
tidak secepat itu memahami
tapi, kenapa masih aku yang harus tetap mengerti kamu
kenapa masih  tetap aku yang peduli inginmu
kenapa harus kembali sekarang . . .
dan bahkan saat ini aku tidak tau harus bagaimana
aku bingung berbuat apa
aku tidak mau berkata apa-apa

tidak berniatkah kamu untuk mengulang kembali
untuk memperbaiki lagi
untuk membangun lagi
bisakah kamu mencintaiku lagi
seperti aku yang tak berniat berhenti
seperti aku yang bertahan sendiri
karena kamu
karena kita
ARFINY GHOSYASI
"terinspirasi dari kisah seorang teman"