saat itu aku g tau apa sebenarnya yang ada dibenakmu, kenapa begitu tega berbohong. apa aku terlalu polos dibohongi ?
okelah, kali ini aku maafin.
suatu ketika lagi, kamu mengatakan kamu g betah sama dia, kamu seperti dipaksa-paksa, kamu g sama dia lagi. dan ternyata itu juga bohong.
senang sekali kamu membohongiku, senang sekali kamu mempermainkan kepercayaanku. karena itu aku tidak bisa seperti dulu lagi.
Arfiny Ghosyasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar